Dalam merelungi hidup, manusia mempunyai sebuah bait bernama masalah. Selalu beriringan, berdekatan, seperti ikan remora dan hiu. Selesai satu masalah, datang masalah lain. Menguras emosi, mengukir lelah.
Diantara banyak manusia itu, ketika dia bertemu dengan masalah, dia menjadi bingung tak tahu arah. Tidak tahu akan bagaimana penyelesaiannya. Ada juga yang tega mengakhiri hidupnya sendiri.
Apa sedangkal itu pikiran seorang manusia yang sudah dikaruniai akal? Sekarang mari kita renungkan, siapa yang membuat masalah? siapa yang mengizinkan terjadinya sebuah masalah datang pada manusia? Jawabnya pasti, Tuhan.
Apa sedangkal itu pikiran seorang manusia yang sudah dikaruniai akal? Sekarang mari kita renungkan, siapa yang membuat masalah? siapa yang mengizinkan terjadinya sebuah masalah datang pada manusia? Jawabnya pasti, Tuhan.
“Sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kamu sekalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikan kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al Baqarah:155)
Semua yang terjadi pada kehidupan, keburukan dan kebaikan, semua terjadi atas izin Tuhan. Hal-hal buruk, hal-hal yang terjadi di luar harapan, yang tidak sesuai dengan angan-angan kita sebagai seorang manusia, itu semua adalah kehendak Tuhan dan satu hal yang pasti, yang harus kita yakini, Tuhan mempunyai rencana luar biasa akan itu. Renungkan kembali, apakah Tuhan yang memiliki sifat Maha Pengasih lagi Maha Penyayang akan terus membiarkan ciptaanNya berada dalam kesusahan? Tidak mungkin. Manusia adalah ciptaan yang disayangi Tuhan. Sebuah ciptaan yang diciptakan dengan penuh kasih sayang tidak mungkin dibiarkan sengsara begitu saja. Biar banyak sekali diantara manusia yang mengakuhkan diri di depan Tuhan, Tuhan adalah dzat yang Maha Penerima Taubat. Maha Pengampun. Tuhan adalah Dzat yang paling mulia, yang mempunyai rasa kasih sayang melebihi yang lainnya. Dan perlu diingat, Tuhan adalah perancang skenario yang luar biasa. Tuhan mempunyai cara untuk menggembleng ciptaanNya, menjadi pribadi yang tangguh, yang luar biasa. Salah satunya adalah dengan memberikan masalah. Dan Tuhan sudah berjanji, tidak akan memberikan masalah yang melebihi kekuatan pundak ciptaannya. Tuhan Maha Adil.
Masalah hanyalah sebuah medium yang diciptakan oleh Tuhan, untuk menguji KEYAKINAN seorang manusia pada Rabb nya. Masalah diciptakan oleh Tuhan dan Tuhan mempunyai kunci penyelesaiannya. Tuhan akan berikan kunci itu itu di saat yang tepat. Apa nama kunci itu? Tidak lain adalah SABAR.
“Mohon pertolonganlah kamu sekalian dengan sabar dan mengerjakan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al Baqarah:153)
Tuhan bersama orang-orang yang sabar. Inilah bentuk wujud kekuatan yang diberikan Tuhan pada manusia. Hanya atas izin Tuhan, seorang manusia mempunyai pundak yang kuat untuk menampung setiap cobaanNya. Hanya atas izin Tuhan, sebuah masalah akan tampak seperti butiran debu bagi seorang insan manusia. Maka dari itu, ketika masalah menghampiri, ketika lelah bermain di fisik dan hati, jangan pernah berfikir untuk mengakhiri kisah, sebab kita tak tahu hadiah apa yang disediakan Tuhan bagi yang mahu bertahan. Tetaplah tenang, Tuhan sedang memberikan kuncinya. Tuhan sedang mempersiapkan energi besar untuk hambaNya. Sholatlah, berdoalah, menunduk dan merendahlah pada Tuhan. Tuhan Maha Mendengar doa dan rintihan umatnya. Dan Tuhan akan malu sekali jikalau tidak menjawab doa umatnya. Bukankan Tuhan sendiri yang menyuruh untuk berdoa?
"Berdoalah kamu kepadaKu,niscaya kuperkenankan permintaan kamu itu" (AL-mu'min : 60).
Hanya saja, perlu diingat, kalau Tuhan akan membalas doa manusia dalam 3 bentuk. Pertama, Tuhan akan menjawabnya sesuai dengan permintaan, kedua Tuhan akan menundanya sampai waktu yang paling pas, dan ketiga Tuhan menggantinya dengan yang lebih baik, sesuai dengan yang dibutuhkan. Maka dari itu, ikhlaslah, berprasangka yang baik dengan Tuhan, Tuhan Maha Penyayang. Tuhan sudah berjanji, dan janji Tuhan itu pasti.
Jadilah pribadi yang sabar, “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahalanya tanpa batas.” (QS. Az Zumar:10)
Mari kita berusaha, tetap berjuang, karena hidup adalah sebuah lagu berjudul "Perjuangan", perjuangan tiada akhir, menyelesaikan dilema dan problematika hidup. Sampai Tuhan berkata "mari pulang".
Tetap semangat!

No comments:
Post a Comment